Jangan Menganggap Diri Lebih Baik Dari Orang Lain


syakirdaulay.com - Hindari merasa diri kita lebih ”Baik” walaupun kita sholat 5 waktu tepat pada waktunya.

Jangan menganggap diri lebih ”Baik” walaupun kita bersedekah setiap hari bahkan dengan nilai yang kita anggap banyak nilai sedekahnya.

Jangan menganggap diri lebih ”Baik” walaupun sehari-hari kita menasihati dan menegur orang lain yang berbuat salah.




Jangan menganggap diri lebih ”Baik” walaupun kamu sudah memakai hijab, bergamis, atau bersorban dengan sempurna.

Jangan menganggap diri lebih ”Baik” walaupun kamu keturunan Nabi, Ulama, orang-orang sholeh, orang-orang berilmu, orang-orang kaya.

Jangan menganggap diri lebih ”Baik” walaupun kita sholat Tahajjud, Witir, Hajat dan amalan sunnah lain setiap hari.

Jangan menganggap diri lebih ”Baik” walaupun setiap hari kita ke masjid atau surau untuk sholat berjamaah dan mengikuti berbagai kajian ilmu.


Jangan menganggap diri lebih ”Baik” walaupun status berunsur nasihat dan dakwah kita update setiap hari.

Jangan menganggap diri lebih ”Baik” walaupun setiap waktu kita menolong orang lain.

Jangan Menganggap Diri Lebih Baik Dari Orang Lain


Allah berfirman di dalam Al Quran : Janganlah kamu menganggap diri kamu suci (orang baik) karena Allah lah yang lebih mengetahui siapa yang benar-benar bertaqwa.

Kita tak tahu amal manakah yang akan Allah terima. Kita tak tahu kapankah hati kita ihklas mengerjakan amal kebaikan dan ibadah lainnya yang akan diterima Allah SWT. 

Allah SWT hanya memandang tepat pada hati hambaNya. Wujud keikhlasan atau sekadar penuh riya/hasad, maka lakukan suatu kebaikan hanya karena mengharapkan ridha Allah.

Maka selalu posisikan diri kita dalam keadaan ”aku sedang perbaiki diriku" dan cobalah untuk selalu membantu orang lain untuk menjadi lebih baik.

"Akulah yang paling buruk di kalangan manusia. Aku sedang perbaiki diriku dan coba bantu orang lain" untuk menjadi lebih baik. 

Aku banyak kekurangan dan kelemahan, semua orang lain lebih baik dari aku karena hati manusia masing-masing hanya diketahui Allah

Dengan cara ini seseorang akan melatih dirinya untuk bersifat tawadhu' dan menjauhkan dirinya dari penyakit ujub (merasa kagum dengan diri sendiri) dan takabbur

Selalu lah  berusaha memperbaiki diri sendiri serta orang lain dengan kelembutan dan kasih sayang. 

Baca juga : Kita Bukanlah Siapa-Siapa, Tapi Semua Akan Berakhir Sama Saja

Manusia dan Binatang Dikumpulkan Di Akhirat Untuk Dihisab

Menjalani Kehidupan Seawal Bangun Pagi, Tidur dan Bangun Pagi Kembali

Setan Mudah Menyesatkan Manusia Yang Punya 3 Sifat Ini

.