Semangat Merubah Diri Untuk Menjadi Lebih Baik


syakirdaulay.com – Bismillah, bicara mengenai semangat, sebenarnya maksud dari semangat ini sendiri apa sih? Apakah semangat itu seperti kata-kata yang biasa kita ucapkan agar diri ini yakin dan bisa melakukan apa yang sedang kita usahakan? Ataukah semangat itu merupakan kata-kata motivasi yang mendorong kita untuk mengejar dan mendapatkan apa yang kita cita-citakan. 


Jadi semangat yang dimaksud dalam pembahasan kali ini adalah suatu pusat penggerak yang dimana dapat membentuk kepribadian diri sendiri.semangat juga merupakan suatu bahan bakar jiwa dengan kekuatan yang menggebu-gebu, yang akan menggerakkan diri ini untuk semakin gigih untuk berusaha menjadi lebih baik


Semangat Merubah Diri Untuk Menjadi Lebih Baik


Dengan memiliki semangat yang besar di dalam diri ini, maka semua cita-cita dan perbuatan-perbuatan yang tidak berharga akan tersingkirkan dengan sendirinya.. Seseorang yang memiliki semangat dan jiwa yang besar, tidak akan pernah mundur dalam menghadapi keadaan yang bagaimanapun. Sedangkan seseorang yang tidak memiliki semangat dan jiwa yang besar maka ia akan mudah mundur. 


Tetapi jangan sampai salah dalam mengartikan hal ini teman-teman sekalian, jangan menyamakan antara semangat yang besar ini dengan kesombongan. Memangnya ada ya perbedaannya diantara kedua sifat itu? Yaa jelas ada dong … apakah itu ? mari kita simak penjelasannya dibawah ini.


Jelaslah bahwa keduanya sama sekali tidak sama, bagaikan langit yang mengandung hujan dan bumi yang memiliki tumbuh-tumbuhan. semangat yang besar merupakan suatu mahkota di dalam hati seseorang yang telah merdeka. Ia selalu berusaha untuk menggapai kemuliaan dengan merubah diri untuk menjadi lebih baik


Sedangkan, kesombongan merupakan sifat tercela dan juga suatu penyakit yang dapat menjangkiti siapa saja. Kesombongan ini sendiri dapat menjatuhkan diri kita ke dalam jurang kehinaan. Dan kesombongan ini dapat mengakibatkan kesengsaraan, tidak ada satu pun manfaat bagi manusia yang memiliki sifat ini.


Seperti kisah syaithan yang merasa bahwa dirinya lah yang lebih tinggi derajatnya dari manusia. Ketika Allah SWT memerintahkan syaithan untuk sujud dihadapan Nabi Adam AS sebagai tanda penghormatan, syaithan pun menolaknya karena ia merasa derajatnya lebih baik dari Nabi Adam AS. Allah SWT pun murka kepada syaithan lalu mengusirnya dari surga dan tinggallah ia abadi di neraka. 


Yang berhak memiliki kesombongan ini hanyalah Allah SWT, karena Dia-lah yang telah memiliki segalanya apa yang ada di langit maupun yang ada di bumi. Wahai teman-teman sekalian calon penuntut ilmu, tanamkanlah semangat yang besar itu di dalam diri kalian dan janganlah berpaling darinya. 


Dengan semangat yang besar ini, orang-orang akan menyesali setiap kesempatan yang terlewatkan untuk berbuat kebaikan. Ia akan selalu rindu dan merasa haus untuk dapat mencapai tujuan dan sasaran. Semangat yang menggebu-gebu merupakan suatu hiasan dari para pewaris Nabi. Dengan memiliki semangat yang besar, orang-orang akan terdorong ke derajat yang lebih tinggi.


Sesungguhnya, Allah SWT sangat memperhatikan semangat. Maka, tegakkanlah pedang semangat itu untuk menebas pedihnya kehidupan.


Insya Allah jika kita memiliki semangat yang besar dengan niat yang baik hanya semata karena Allah SWT, maka Allah SWT akan mendatangkan suatu kebaikan yang tak terhingga. 


Sekian artikel dari saya pada kesempatan kali ini, kurang dan lebihnya saya mohon maaf. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.


Baca juga : Motivasi Dari Syakir Daulay Niat Itu Penting Banget


                   Motivasi Dari Syakir Daulay Allah Itu Maha Baik



Artikel ini ditulis oleh :
Muszalifah Balqis