Editor Halaman Fanspage Facebook Syakir Daulay

syakirdaulay.com - Pengalaman Menjadi Editor di Halaman Fanspage Facebook Syakir Daulay
Siapa sih yang enggak mau jadi Editor di Fanspage Facebook Halaman Syakir Daulay? Pasti mau lah, cerita awalnya begini.

Saya lihat Postingan status Fb Pak Hasan (Ayahnya Syakir Daulay) menawarin siapa yang minat jadi editor di fanspage Syakir Daulay. Kalo minat langsung melaui inbok ke admin. Saya lihat ada yang memberi komentar dan menyatakan minat. Siapa sih yang enggak mau jadi editor di halaman Bang Syakir?  Sebenarnya saya mau sih tapi saya mengalah, diam aja dalam hati. Saya pasrah aja deh siapa tahu nanti saya ditunjuk menjadi editor sama ayahnya Bang Syakir.

Alhamdulilah tak disangka saya diminta ayahnya Bang Syakir untuk menjadi Editor dan membantu mengupdate keseharian Bang Syakir di Fanspage Facebook Halaman Syakir Daulay. Saya ragu-ragu menerima kepercayaan itu karena sejak kecil hingga sekarang saya sering sakit sesak nafas bahkan sempat beberapa kali drop.

Saya mencoba berbuat yang terbaik. Saya enggak mau ngecewain Ayah Syakir dan saya yakin Allah akan bantu saya. Saya ceritain ke mama, sebelum saya membantu Ayah Syakir, kalo saya kenal sama ayahnya Fatih dan sering komunikasi. Mama enggak faham apa yang saya ceritakan tentang diminta bantu jadi editor di Fanspage Facebook Halaman Syakir Daulay.

Editor Halaman Fanspage Facebook Syakir Daulay

Setiap harinya saya mengikuti instastori Bang Syakir dan belajar di google jika ada hal yang saya belum tahu, perlahan-lahan saya mulai faham bagaimana ngesave instastory. Banyak pelajaran yang saya dapat selama mengikuti instastorinya dan menjadi editor.

Terkadang instastory ada lucu-lucunya, ada pantun dan tanggal-tanggalan. Tapi yang paling saya suka adalah selalu instastory Bang Syakir yang ada ngaji dan sholawatnya. Sejak saat itu kalau saya sedang selalu santai dengarin ngaji dan sholawat. Tak terasa hari berganti hari saya lalui tanpa saya sadarin sesak nafas saya jarang kambuh.

Mungkin teman-teman enggak percaya tapi ini nyata. Allah sudah menunjukkan kuasaNya. Allah Maha Penyayang Maha Pengasih. Allah telah memberi saya kesehatan sehingga sakit sesak nafasnya jarang kambuh. Alhamdulilah sekarang saya sudah lebih baik dan mama senang melihatnya.

Saya juga sering membaca artikel motivasi, kisah hidup, artikel tamu dan berita yang ada di website resmi Bang Syakir Daulay, www.syakirdaulay.com. Saya banyak dapat motivasi dan ispirasi dari website ini. Sebelumnya saya orangnya rapuh dan tak bersemangat menjalani hidupku, selalu merasa putus asa bahkan sampai saya salah arah. Sekarang saya lebih bersemangat menjalani kehidupan dan alhamdulilah banyak perubahan dalam diri saya, dan saya terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik lagi

Oh ya lupa saya ceritakan, kalau awalnya saya nonton Fatih Di Kampung Jawara karena ajakan adik saya dan nonton untuk menyenangkannya, sekarang saya yang lebih ngotot nonton dari pada adik saya. Pokoknya saya paling lebih siap nonton Fatih ketimbang adik saya. Hahaha

Terima kasih Buat Ayah dan Bang Syakir, terutama Ayah sudah memberi nasehat dan membimbing saya selama ini. Semua berkat Ayah semoga saya selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Semoga ayah dan keluarganya juga dilindungi di dunia dan di akhirat oleh Allah SWT. Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamin

Baca juga : Awalnya Enggak Suka Nonton Fatih, Akhirnya Ketagihan

Artikel ini ditulis oleh :
@bungatari24