Teman Terdekatku di Media Sosial

syakirdaulay.com - Kuambil sedikit cerita dalam kehidupanku, itu saat aku  diuji kemampuan dalam menceritakan masa lampau saat pelajaran sejarah. Awalnya pas nama ku dipanggil aku bingung ingin menyampaikan materi tentang apa. Tapi dari pikiran bahkan hatiku ingin menyampaikan sebuah pesan tentang kesuksesan. Seharusnya sih aku harus menceritakan tentang seorang tokoh yang berjuang dalam meraih mimpinya.

Tapi karena yang hanya ada di dalam benakku saat itu yang teringat adalah pesan-pesan Syakir tentang kesuksesan, dan aku mencoba untuk menyampaikan menggunakan bahasaku sendiri dan ditambah dengan pesan pesan Syakir yang seolah terekam di pikiranku. Dan alhamdulillah aku bisa, teman-teman sekelas kubuat terpelongo dengan caraku menyampaikan kisah kesuksesan Syakir. Dari situ lah aku jadi sadar bahwa kita tidak boleh takut untuk mencobanya, kita tidak akan pernah tau seberapa kemampuan kita, klo kita sendiri ajah gak mau memulainya.

Teman Terdekatku di Media Sosial

Percaya deh yang namanya usaha gak akan mengecewakan hasil. Intinya kita niatkan dulu, terus kita tumbuh kan rasa percaya diri kita yang tinggi di dalam diri kita sendiri, terus belajar memulai sesuatu hal baru. Dari situlah nantinya seiring berjalannya waktu kita akan menemukan apa hal yang masih kurang, apa yang harus dipertahankan dan apa yang perlu ditingkatkan. Insya Allah kita akan menemukan sampai di mana kemampuan diri kita sebenarnya.

Teman teman ini terakhir deh yang ingin aku sampaikan juga. Sebelumnya sih aku jadi teringat satu pesan Syakir. Syakir bilang "Kita itu boleh menyukai, mencintai bahkan mengidolakan siapapun tapi jangan terlalu berlebihan alias sewajarnya ajah selama yang kita idolakan bisa memberi nilai positif". Untuk urusan idola, Nabi Muhammad adalah panutanque. Karna ketika di akhirat nanti satu satunya yang bisa menjadi penolong adalah Nabi Muhammad SAW."

Hmm... Mungkin dalam kehidupanku orang orang yang mengenal aku baik dari lingkungan keluarga dan teman teman terdekatku berangapan bahwa aku terlalu berlebihan. Sebenarnya aku gak ada bermaksud untuk begitu, cuman memang terkadang rasa keinginan yang tiba tiba muncul dalam diri aku, terkadang tidak sesuai dengan kenyataan. Bahkan apa yang kita inginkan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Meskipun begitu dengan kesabaran aku dan keyakinan aku, aku merasa aku pasti bisa menjalaninya, dan bagiku itu adalah hal yang wajar bagi setiap orang.

Dan yang ingin aku sampaikan adalah sosok teman yang mungkin bisa dibilang menjadi sebuah dambaan bagi setiap orang terutama di kalangan remja. Sosok teman yang baik yang dapat memberikan hal yang positif dalam kehidupan kita. Dan ada satu pesan yang selalu aku ingat dari guruku tercinta saat aku mengikuti majelis ilmu di sekolah.

Pilihlah teman yang bisa mengajak kita dalam kebaikan bukan mengajak kita dalam keburukan. Jadi teman teman juga harus pintar ya dalam memilih seorang teman. Jangan sampai kita memiliki seorang teman yang dapat membuat kita melakukan kemaksiatan.

Terkadang tuh aku juga merasa nih hidayah yang datang dari Allah itu bisa secara langsung atau pun tidak langsung alias lewat sebuah perantara yang dikirim oleh Allah untuk kita. Nah klo yang barusan aku alami nih sekarang hidayah itu datang lewat sebuah perantara bisa lewat teman dan guru pembimbing kita, yang bisa menjadi pengingat untuk kita, kita juga bisa saling menasehati satu sama yang lain dan masih banyak lagi.

Kenapa aku bisa bilang seperti itu, ya itulah yang aku rasakan semenjak aku mengenal Syakir. Dia bukan hanya aku anggap seperti idola yang disukai banyak kalangan remaja tapi aku sudah merasa bahwa dia itu sudah menjadi teman terdekatku meskipun lewat media sosial. Aku tau, aku memang merasa butuh sosok teman seperti Syakir.

Meskipun aku gak pernah ketemu dia secara langsung tapi aku merasa dia sudah mengajarkan aku banyak hal tentang kehidupan. Aku bersyukur banget sama Allah lewat skenario yang Allah buat tanpa aku sengaja, aku bisa kenal Syakir dan terima kasih juga buat Syakir karna kamu sudah bisa menjadikan diriku menjadi orang yang lebih percaya diri. Mungkin sekarang kita memang belum bisa ketemu tapi kuharap lewat skenarionya yang Allah buat juga, suatu hari nanti aku bisa ketemu kamu dan bisa langsung ngobrol sekaligus sharing bareng. Aamin Yaa Rabbal 'Aalamin.....💟

Mungkin cukup sekian cerita pengalaman saya, semoga cerita saya ini bisa menjadi motivasi semangat untuk kita semua.

Baca juga : Syakir Daulay Ceramah di Riyadlus Sholihin Cikarang Timur

                   Berani Hijrah Karena Syakir Daulay

Cerita ini dibuat oleh : Qoonita Aubrey Q.
Nama Ig : qthrn.nada