Sayyidah Aisyah My Inspiration


Bisimillahirrahmannirrahim.  Assalamu'alaikum  Warahmatullahi Wabarakatuh.

syakirdaulay.com - Sahabat yang dirahmati Allah,  Mengapa, sebagai milenial muslimah sejati,  kita perlu meneladani Sayyidah Aisyah r.a. ? Karena Sayyidah Aisyah adalah seorang yang kuat dan berkualitas, mulia dan utama. Sayyidah Aisyah membuktikan keimanan dan keislaman, dengan sikap dan perilaku yang utama. Kejujuran serta keilmuannya, menjadikannya individu yang baik di antara yang terbaik di antara Muslimah Islam, hingga akhirnya memiliki kedudukan yang besar.  



Sayyidah Aisyah My Inspiration



Tertanam pada dirinya,  ilmu dan keutamaan yang menjadikan dirinya sebagai sosok yang harum dalam perasaan, karena ia telah meninggalkan jejak, yang diberkahi di dunia ini.


Ketinggian ilmunya, bisa kita saksikan dari coretan tinta emas para sahabat dan tabi’in Abu Salamah bin Abdurrahman mengatakan,


 “Aku tidak mengetahui seorang pun yang lebih mengerti tentang sunah Rasul, yang lebih mengena pendapatnya, lebih tahu tentang ayat Alquran yang turun, serta lebih mengerti tentang hal-hal fardu, selain Aisyah.”


 “Sayyidah Aisyah memiliki pengetahuan yang tinggi dalam bidang tafsir, hadis, fikih, juga dalam bidang pengobatan, syair, dan silsilah,” demikian berkata Ibnu Abdil Bar.


Sedangkan Abu Bard bin Abu Musa yang mengisahkan dari ayahnya : Jika  sahabat Rasul ada suatu kesulitan, kami langsung menanyakan kepada Aisyah, dan kami mendapatkan penyelesaian yang baik darinya.

“Aku melihat guru-guru/  para sahabat besar bertanya kepada Sayyidah Aisyah tentang faraidh.”


Sahabat Urwah bin Zubair berkata, “Aku tidak pernah mengetahui seorang pun yang lebih mengerti tentang Alquran dan ketentuan-ketentuannya, tentang halal-haram, tentang syair, tentang pembicaraan dan nasab bangsa Arab selain Aisyah.”


Kesaksian demi kesaksian ini membuktikan bahwa Sayyidah Aisyah, muslimah yang paling mendalam ilmunya, sampai-sampai Umar bin Khathab dan Utsman bin Affan pun biasa mengirim utusan kepadanya, untuk menanyakan tentang Al-Hadits.


Kenapa, Sayyidah Aisyah tumbuh menjadi kuat dan berkualitas? Karena Sayyidah Aisyah tumbuh di rumah Ash-Shiddiq,  lalu hidup di rumah nubuwah, menggali dari sumber nabawi yang murni, terlibat secara langsung dalam sebab-sebab turunnya Alquran. Karena itulah ilmu dan keutamaannya menyebar ke seluruh pelosok negeri, melebihi orang lain dalam berbagai macam hal, yang wajib dan sunah.


Sayyidah Aisyah juga merupakan perawi hadits, yang handal. Ia termasuk salah satu dari tujuh orang, yang paling banyak meriwayatkan hadis dari Nabi SAW, bahkan menerima hadits langsung dari Rasulullah. Sayyidah Aisyah juga memiliki kelebihan dalam menukil sunah nubuwah, yang berupa perbuatan, dan mengajarkannya kepada kaum muslimin yang lain.


Sayyidah Aisyah meriwayatkan hadits dari Rasulullah sebanyak 2.210 hadits, yang terdapat dalam Shahih Bukhari-Muslim sebanyak 297 hadis, yang disepakati oleh Imam Bukhari-Muslim sebanyak 174 hadits, sedang yang diriwayatkan Bukhari sendiri sebanyak 54 hadits dan Muslim sendiri 69 hadis.


Sayyidah Aisyah, adalah ummul mukminin yang menjadi teladan dalam zuhud, kemurahan hati, dan kedermawanan. Ia mencapai derajat zuhud yang tinggi karena ia lebih sering berpaling dari gemerlap dunia dan menghadap kepada Allah untuk melaksanakan ibadah.


Sayyidah Aisyah adalah orang yang tidak pernah berdiam diri ketika ada sahabat yang salah dalam memahami Alquran dan sunah atau melanggar hukum syariat. Ia pun pernah menghadapi perempuan-perempuan Himsh sambil berkata,


Barangkali kalian termasuk perempuan-perempuan pemandian umum. Setiap perempuan yang melepas pakaian di luar rumah suami, berarti dia telah merusak tabir antara dirinya dengan Allah. (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).


Atau Ketika Aisyah melihat perubahan mode pakaian, dari sebagian perempuan sepeninggal Rasulullah, ia mengingkarinya seraya berkata,


“Seandainya Rasulullah melihat apa yang dilakukan perempuan sekarang, niscaya beliau akan melarang mereka pergi ke masjid sebagaimana perempuan-perempuan Bani Israil dahulu.”


Sayyidah Aisyah juga merupakan salah seorang perempuan, yang tangguh dalam berjihad. Sewaktu perang Uhud, ia ikut mengangkut air di pundaknya untuk diberikan kepada para mujahidin, padahal usianya masih sangat muda, kurang lebih sebelas tahun. Saat perang Khandak, Sayyidah Aisyah ikut  bergabung dengan para sahabat, dan Aisyah maju mendekati barisan mujahidin paling depan.


Sudahkah Sayyidah Aisyah menginspirasimu untuk menjadi muslimah yang berilmu? Apakah ada yang bisa kita teladani dari penjelasan-penjelasan di atas bagi kita sebagai muslimah yang sejati, Apakah. Sayyidah Aisyah menginspirasimu untuk menjadi muslim yang berilmu? Aisyah merupakan cermin bagi para muslimah milenial masa kini. Jadikanlah Sayyidah Aisyah My (Your) Inspiration


Bahwa penting untuk memiliki kepribadian yang kuat, tanpa harus merendahkan diri. Menjaga kebagusan lahiriah, tetapi penuh ketundukan dan kesederhanaan. Menyandingkan segala sesuatunya dengan  Ilmu yang dapat mengarahkan kepada aktifitas-aktifitas yang penuh manfaat, Berkoneksi dan selalu melaju pada sirkuit lingkungan Islami, Menjadi kaum produktif, menggapai Ridha Allah dan berbasis akhirat.






                   
Penulis: Asilatuj Jilan Seorang konten kreator muslimah yang merupakan founder Golden Kreatif @goldendakwah. Aktif di dunia kepenulisan sejak tahun lalu (2019) dan juga menjadi salah satu alumni #nulisyuk. Info lebih lanjut @asilatujjilan atau asilatujjilan@gmail.com