Apakah Kamu Sudah Berbakti Kepada Orang Tua?



syakirdaulay.com - Assalamualaikum teman teman. Di artikel saya kali ini saya akan membahas tentang berbakti kepada orang tua. Sudah tidak asing lagi kan teman teman mendengar tentang berbakti kepada orang tua. Allah SWT sudah sangat jelas sekali memerintahkan kita semua untuk berbakti kepada orang tua. Sesuai dengan firman Allah SWT Q.S Al-Isro' ayat 23 berikut ini :


Apakah Kamu Sudah Berbakti Kepada Orang Tua?




Ayat Al-Qur'an di atas menerangkan bahwa kita harus menyembah Allah SWT dan berbuat baik pada kedua orang tua. Kita sebagai anak harus berbakti pada kedua orang tua. Apakah Kita Sudah Berbakti Kepada Orang Tua? Orang tua adalah orang yang telah merawat kita,menjaga kita, mendidik kita agar tumbuh menjadi anak yang soleh dan solehah dan rela berkorban untuk kita dengan jiwa dan raganya.

Ayah adalah seeorang manusia yang paling berjasa dalam hidup kita. Ayah menafkahi kita, rela bekerja panas panasan banting tulang untuk menghidupi kebutuhan keluarganya. Kadang rela tak makan hanya agar anaknya bisa makan. Ayah selalu mencari solusi jika kita ada masalah dengan teman, bahkan dengan guru sekalipun. Ayah juga selalu atau mengontrol kemana kita pergi dan dengan siapa kita berteman. Ayah mengajari bagaimana kita menyiasati hidup jika sedang tak punya uang. Ayah juga mengajarkan kita berhemat bila kita sudah pandai mencari uang.

Ibu ... Ibu seorang wanita yang berkorban dengan jiwa dan raganya saaat melahirkan kita. Ibu mengandung kita dalam rahimnya selama 9 bulan. Bahkan dia rela dan bahagia saat kita menendangnya dalam kandungan. Ibu menyusui kita setelah lahir, merawat dan mendidik kita dari kecil hingga kita sebesar ini. 

Ibu selalu memberi senyuman bahagia  disetiap pagi kala kita membuka mata..Kita sebagai seorang anak harus menyanyangi ibu kita dan berbakti padanya. Selalu mendoakanya dan berusaha menjadi anak yang soleh solehah didunia dan akhirat. 

Jika salah satu satu diantara Ayah atau Ibu kita sudah berusia lanjut kita harus merawatnya, jangan pernah kita berkata "Ah" atau yang lainnya. Ah saja tidak boleh apalagi kita membentaknya? Masya Allah, Allah memerintahkan kita untuk memuliakan orang tua. Saat orang tua kita sudah berusia lanjut harusnya kita sebagai anak menjaga dan merawatnya. Jangan pernah kita membentaknya dalam keadaan apapun. Ucapkanlah perkataan yang baik dan lemah lembut yang mampu membuat ayah dan ibu kita tersenyum bahagia. 


Orang tua akan sangat bahagia saat anaknya tumbuh menjadi anak yang berbakti, berakhlakul karimah, dan menjadi anak soleh solehah. Orang tua kita akan sangat sedih ketika melihat anaknya tumbuh menjadi anak yang tidak sopan pada orang tua, berakhlak buruk, berbicara kasar dan durhaka pada orang tua. 

Jadilah anak yang berbakti pada orang tua dan selalu menyenangkan hatinya. Sesungguhnya ridho Allah tergantung pada ridho orang tua. Jjika orang tuamu meridhoi segala urusanmu, maka Allah akan meridoinya dan insya Allah akan berkah hidupmu.

Sesuai dengan Hadis Rasulullah SAW yang artinya : Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua. (HR At-Tirmidzi: 1899, HR. Al-Hakim: 7249, Ath-Thabrani Al-Bazzar: 2394, Hadis Hasan)

Jangan sampai kita membuat murka orang tua, karena kalau orang tua murka, Maka Allah akan murka juga.  Kika kita mau menjadi anak berbakti yang berbakti kepada orang tua dan tidak mendapat murka Allah, maka taati perintah orang tua selagi itu tidak melanggar syariat, taati perintah orang tua jika itu baik untuk kehidupanmu, taati orang tua jika disuruh supaya hidup tidak boros.  Jauhilah larangannya, jauhi jika dia melarang berteman dengan orang yang memanfaatkanmu, memujimu lalu menguras uangmu, apakah itu teman bahkan gurumu sekalipun harus kamu jauhkan.

Janganlah menjadi anak yang selalu membuat orang tua bertengkar gara-gara anak tidak mendengar apa yang baik disampaikan oleh orang tua. Janganlah menjadi anak yang lebih mengutamakan teman atau guru melebihi orang tuanya sendiri. Janganlah menjadi anak yang lebih menurut apa kata teman atau guru dari pada menurut apa kata orang tua.

Janganlah menjadi anak yang selalu membuat hati orang tua miris dan selalu bersedih karena tidak menuruti perintahnya. Janganlah membuat hati orang tua kita bersedih karena diri kita yang berlumur dosa. Berusahalah menjadi anak yang berbakti selagi orang tua kita masih bersama kita. Jangan sia siakan kesempatan itu. 

Semoga kita semua selalu menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua dan mendoakan orang tuanya selagi masih ada di dunia dan ketika kelak telah tiada. Aamiin Yaa Rabbal 'Alamin

Wasalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


                    Makna Kejar Akhirat Jangan Lupa Dunia

    
                   Pentingnya Mendidik Anak dengan Bekal Agama




Artikel ini ditulis oleh :
Ayunah Azzahra
Cilacap, 27 Juli 2020